
BERITAMAGELANG.ID - Puluhan barung putra dan putri mengikuti Pesta Siaga yang digelar Kwartir Ranting (Kwaran) Srumbung Kabupaten Magelang, Rabu (5/2/2025). Bukan hanya kompetisi mengasah kreativitas, gelaran tahunan di SD Negeri Kemiren 1 Srumbung ini juga penuh keceriaan dan kehangatan antar peserta.
Materi yang dilombakan meliputi keagamaan, scouting skill, taman kerapian pakaian, dan ketangkasan.
Dengan antusias, para peserta mengikuti berbagai lomba yang telah disiapkan panitia, mulai dari lomba keagamaan yang menguji pemahaman agama, lomba ketangkasan yang mengasah refleks dan koordinasi, hingga lomba keterampilan yang menuntut ketelitian dan kreativitas. Selain itu, ada juga keseruan lomba festival yang sangat menarik perhatian.
Ketua Panitia Pesta Siaga Kwaran Srumbung, Albisah mengatakan, jumlah peserta sekitar 689 siswa dari 44 pangkalan (sekolah) SD-MI yang mengirimkan satu barung putra dan putri. Setiap barung terdiri dari delapan peserta. Semuanya ada 87 barung dengan rincian 43 barung putra dan 44 barung putri.
Dalam kegiatan ini, lanjutnya, para peserta dituntut tampil maksimal untuk memperebutkan juara piala bergilir. Nantinya para juara tergiat satu putra putri akan mewakili Kwartir Ranting Srumbung untuk mengikuti Pesta Siaga tingakat Kwarcab Magelang pada 22 Februari 2025.
"Piala bergilir itu akan diberikan kepada barung tergiat, baik putra putri yang masuk di peringkat atas," kata Albasiah.
Menurutnya, kegiatan pesta siaga ini mengacu pada tingkat Kwarcab yang sudah lebih dahulu dilaksanakan dan mengacu pada materi yang akan dilombakan pada Pesta Siaga Kwarcab Magelang.
Prestasi diraih Kwaran Srumbung. Dalam pesta siaga ini meraih Gugus Depan Tergiat Juara 1 tingkat Kabupaten Magelang. Kemudian pada 2024 mengirim kontingen pada Jambore Cabang dan Jambore Daerah (Kwarda) Provinsi Jawa Tengah.
Prestasi membanggakan juga diraih Pramuka Garuda yang menduduki peringkat 3 di Klaten.
Ketua Kwaran Srumbung, Widiatmoko mengungkapkan, meski sempat terkendala pandemi Covid 19, pesta siaga di lereng Gunung Merapi kini kembali rutin digelar setiap tahun dengan lokasi berbeda. Hal itu selain menjalin silaturahmi juga memperkenalkan kegiatan Pramuka ke masyarakat.
Estafet lokasi pesta siaga tersebut selalu mendapat respon positif dari peserta didik, orang tua dan masyarakat.
"Untuk kegiatan pesta siaga animo dari pangkalan, setiap gugus depan SD maupun MI antusias luar biasa. Bahkan juga menggerakan UMKM setempat berjualan di lokasi acara," ungkap Widiatmoko di kegiatan tersebut.
Dengan tema tahun ini "Siaga Gesit Gembira Semangat Inovatif Terampil," menjadi platform penting bagi para Pramuka cilik unjuk kebolehan dan menyalurkan kreativitas, berinteraksi dan belajar bersama.
Widiatmoko berharap dengan gotong royong anggaran, kegiatan ini dapat menginspirasi generasi muda untuk terus aktif berkontribusi dalam kegiatan positif.
"Kegiatan ini seluruhnya anggaran gotong royong dari setiap pangkalan sebesar Rp35.000 (per anak)," tuturnya.