
BERITAMAGELANG.ID - Menjelang pelantikan kepala daerah, Bupati Magelang terpilih Grengseng Pamuji saat ini sudah berada di Jakarta untuk mengikuti rangkaian pelantikan yang rencananya akan dilakukan pada Kamis (20/2/2025).
Meski harus mengikuti pembekalan yang akan dilangsungkan di Komplek Akademi Militer hingga 28 Februari 2025, pihaknya tetap terbuka bagi warga masyarakat yang ingin turut serta "Mangayubagyo".
"Ya monggo saja kalau mau mengirimkan ucapan, cuma kalau bisa karangan bunga yang biasanya dikirimkan lebih baik diganti dengan tanaman hidup," jelas Bupati Magelang terpilih Grengseng Pamuji melalui sambungan telepon.
Menurutnya, tanaman hidup lebih banyak manfaatnya karena bisa digunakan untuk penghijauan kembali serta ditanam di sekitar lingkungan.
"Efek jangka panjangnya penghijauan, tapi perlu diingat di Magelang ini petani pembuat bibit tanaman cukup banyak, dari tanaman buah, tanaman kayu keras, tanaman hias sehingga mereka juga bisa memanfaatkan dampak secara langsung," imbuhnya.
Grengseng juga meminta doa restu supaya pelaksanaan pelantikan berjalan dengan lancar.
"Alhamdulillah semua proses sudah berjalan, sudah cek kesehatan juga hasilnya bagus sehingga tidak ada masalah sejauh ini, mohon doa nya semoga berjalan dengan lancar," pintanya.
Menanggapi usulan tersebut, sejumlah pelaku petani bibit kegirangan. Menurut mereka, rangkaian ucapan tersebut dapat menghidupi petani bibit di Magelang.
"Wah mantep itu, pertama dengan tanaman hidup bisa mengurangi global warming, yang kedua petani bibut tanaman di Kabupaten Magelang ini kan banyak mulai dari tanaman buah, tanaman kayu keras, hingga saya yang punya bibit tanaman anggrek," ujar pemilik Kebun Anggrek Sidomulyo Orchid di Desa Sidomulyo, Kecamatan Candimulyo, Kabupaten Magelang, Ikhsan Nur Wicaksono.
Ketua Asosiasi Petani Cabai Champion, Sudarno mengapresiasi adanya gagasan rangkaian ucapan tersebut diisi dengan tanaman hidup karena semua elemen petani bisa merasakan dampak secara langsung.
"Tentunya, wacana tersebut membawa kabar baik bagi semua petani bibit di Magelang, karena bisa jadi mendongkrak penjualan bibit," jelas Darno.
Hal serupa juga diungkapkan petani bibit buah, Arif Setyadi warga Brengkel, Desa Salaman, Kecamatan Salaman yang mengaku sangat setuju ada wacana penggunaan tanaman hidup sebagai ucapan selamat tersebut.
"Tentunya sangat berdampak bagi pemberdayaan, baik dari sisi petani bibit maupun penerimanya, serta program penghijauan bisa jalan," harapnya.