Pemdes Borobudur Tambah Satu Balkondes Baru

BERITAMAGELANG.ID - Pemerintah Desa (Pemdes) Borobudur memiliki satu balai ekonomi desa (balkondes) baru dengan konsep agro eduwisata. Tepatnya di Dusun Tanjungan, Desa Borobudur. Balkondes itu memanfaatkan tanah kas desa (TKD) dengan luas bangunan 3.200 meter persegi.  


Kepala Desa Borobudur, Anwar Ujang mengatakan, kini memiliki dua balkondes. Balkondes Borobudur II tersebut berdiri megah atas bantuan dari PT Taman Wisata Borobudur (TWB) dengan anggaran sekitar Rp872 juta. 


"Keberadaannya tentu dapat menunjang pengembangan Kawasan Borobudur," ucapnya usai peresmian, Rabu (19/2/2025).


Balkondes itu, kata Ujang, memiliki beberapa fasilitas yang bisa dinikmati wisatawan. Seperti pendopo utama, musala, gerai UMKM, toilet, tempat parkir yang luas, hingga lahan untuk menanam aneka tanaman. Hal itu selaras dengan konsep yang diusung, yakni agro eduwisata. 


Dia mengatakan, saat ini Balkondes Borobudur II memiliki agro eduwisata berupa pohon vanili. Ke depan, pengelola bakal menambahnya dengan tanaman bunga, buah, hingga edu wisata kambing etawa. 


Selain itu, balkondes tersebut bakal dikembangkan dengan sejumlah fasilitas penunjang lainnya, seperti homestay. Rencananya, ada sekitar 20 kamar homestay. Karena masih ada lahan seluas satu hektar untuk pengembangan.


Direktur PT TWB Mardijono Nugroho menambahkan, pengembangan Kawasan Borobudur tidak hanya berada di zona I, tetapi juga zona II, III, IV, hingga V. Keberadaan Balkondes Borobudur II ini menjadi satu upaya untuk mengembangkan kawasan. 


Dia mengatakan, saat ini Kecamatan Borobudur sudah memiliki 21 balkondes yang tersebar di seluruh desa. PT TWB pun turut berperan serta dalam mendampingi dan memberdayakan kawasan Borobudur. Harapannya, Borobudur akan migunani dan semakin lestari.


"Masing-masing balkondes mengusung konsep yang berbeda. Sehingga menawarkan pengalaman yang berbeda pula. Sedangkan di Balkondes Borobudur II ini tidak hanya menawarkan suasana pedesaan, tetapi juga mengusung konsep agro eduwisata," kata dia.