
BERITAMAGELANG.ID - Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) menjadi wadah aspirasi para jurnalis. Sejak masa penjajahan, pers telah digunakan sebagai alat perjuangan dan pembangkitan cita-cita Indonesia. Untuk mengenang perjuangan wartawan, PWI Kabupaten Magelang dalam rangkaian kegiatan Hari Pers Nasional 2025 mengagendakan ziarah ke makam Tokoh Pers Nasional, Boediardjo yang sekaligus pernah menjabat Menteri Penerangan (1968-1973).
Ketua PWI Kabupaten Magelang Nina Atmasari mengungkapkan, Boediardjo merupakan salah satu tokoh yang ikut menandatangani rumusan kode etik jurnalistik di Indonesia.
"Kode etik jurnalistik yang menjadi pedoman bagi wartawan dalam bekerja hingga saat ini, supaya mereka selalu bertindak secara profesional," terang Nina saat ziarah bersama anggota PWI Kabupaten Magelang lainnya di TPU Tingal Kulon Desa Wanurejo Borobudur, Minggu (9/2/2025).
Setelah pembacaan tahlil bersama, cucu ketiga Boediardjo, yaitu Muhammad Reza merasa terharu dan berterima kasih PWI Kabupaten Magelang melakukan ziarah kemakamkakeknya secara rutin setiap tahun. Ia mengungkapkan bahwa sosok Boediardjo memberikan teladan yang dilaksankan hingga saat ini yaitu budaya selalu diutamakan dengan tetap menyelenggarakan kegiatan wayangan.
"Pementasan wayang kita lakukan rutin setiap bulan pada malam minggu di minggu ke-4 setiap bulannya, yang masih belum terlaksana adalah festival kesenian padang bulan. Karena ini masih membutuhkan banyak persiapan," jelasnya.
Acara ziarah berjalan dengan khidmat dan hangat seraya mengenang masa-masa perjalanan hidup Boediardjo yang meninggal pada usia 76 tahun.