
BERITAMAGELANG.ID - Fashion show atau peragaan busana akan meramaikan event Hari Pers Nasional (HPN) tingkat Kabupaten Magelang tahun ini. Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Magelang akan menggandeng UMKM dan juga para perajin batik setempat untuk mempromosikan batik khas Magelang.
Ketua Panitia HPN 2025, Naila Nihayah menyebutkan, ada yang unik dari fashion show ini karena para model yang menjadi peraga adalah para wartawan PWI.
Hari Pers Nasional yang diperingati setiap 9 Februari ini, PWI Kabupaten Magelang mengangkat tema "Pers Mendorong UMKM untuk Kemandirian Ekonomi.
Dalam program Jamus Gemilang di LPPL Radio Gemilang FM menjelaskan, dengan tema ini, PWI Kabupaten Magelang berharap dapat membantu mengangkat UMKM agar lebih maju dan dikenal banyak orang.
"UMKM di Kabupaten Magelang itu cukup banyak variasinya, nah sesuai dengan temanya 'Pers Mendorong UMKM untuk Kemandirian Ekonomi' jadi kami bersemangat untuk menggaungkan dan mempromosikan eksistensi dari UMKM tersebut," jelas Naila.
Naila menambahkan, perayaan HPN di Kabupaten Magelang akan dilaksanakan selama dua hari pada 9 - 10 Februari 2025. Pada 9 Februari akan dilaksanakan kegiatan internal PWI yaitu ziarah ke makam mantan Menteri Penerangan di era Orde Baru sekaligus sebagai tokoh pers nasional, Boediharjo.
"Puncak Perayaan HPN pada 10 Februari nanti akan diadakan di Ketep Pass dengan beberapa rangkaian kegiatan yang pertama ada penanaman pohon, pelepasan burung liar dan juga fashion show batik," ujar Naila.
Naila berharap perayaan HPN 2025 dapat berjalan dengan lancar, dan warga Kabupaten Magelang juga bisa ikut meramaikan serta menyaksikan puncak acaranya di Ketep Pass Kabupaten Magelang.
Persatuan Wartawan Indonesia atau sering disebut dengan PWI adalah organisasi yang menaungi para jurnalis di Indonesia baik dari tingkat nasional, provinsi bahkan ke tingkat kabupaten, termasuk Kabupaten Magelang. Anggota yang tergabung dalam PWI Kabupaten Magelang sendiri terdiri dari 25 orang. Mereka adalah jurnalis dari berbagai media dan bersama-sama memberikan kontribusi untuk pembangunan Kabupaten Magelang.
Hal tersebut disampaikan Ketua PWI Kabupaten Magelang, Nina Atmasari.
Nina juga menambahkan bahwa wartawan atau jurnalis ini menjadi jembatan informasi yang disampaikan kepada masyarakat tentunya dengan media yang dimiliki masing-masing wartawan baik melalui tulisan maupun siaran.
"PWI dan juga insan media dalam bekerja atau melaksanakan publikasi harus memegang teguh etika jurnalisme, juga masyarakat jangan menerima mentah-mentah informasi yang didapat namun juga dapat memeriksa kebenaran informasi tersebut," tegas Nina Atmasari.
PWI Kabupaten Magelang sendiri dalam memberikan kontribusi kepada pembangunan Magelang, Nina menyebutkan, diantaranya adalah dengan menuliskan berita atau mempublikasikan program pemerintah.
"Menjadi kontrol sosial terhadap kebijakan pemerintah agar tidak melenceng. Selain itu juga dengan perayaan Hari Pers Nasional yang membawa misi untuk melestarikan alam," pungkasnya.